Pages

Wednesday, November 18, 2009

PEMBUATAN YOGHURT


Susu sapi dapat mengalami kerusakan akibat aktivitas-aktivitas bakteri proteolitik dan hal ini menyebabkan susu sapi tidak dapat dikonsumsi. Salah satu cara u ntuk mengawetkan susu sapi ialah dengan cara fermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Aktivitas fermentasi dari kedua spesies bakteri tersebur dapat menurunkan pH susu sapi, sehingga menghambat aktivitas bakteri proteolitik yang bersifat tidak tahan asam.
Susu sapi yang telah difermentasikan tersebut dinamakan Yoghurt, yang mempunyai rasa agak masam. Yoghurt mempunyai kandungan protein lebih tinggi dan lemak lebih rendah bila dibandingkan dengan susu sapi biasa. Berikut ini adalah cara pembuatannya.
Bahan:
·         Susu sapi atau susu bubuk
·         Biakan murni bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus atau minuman Yakult
·         Gula pasir
Alat:
·         Panci email atau beaker glass
·         Kompor
·         Pengaduk
·         Incubator
·         Almari es
Cara Kerja
1.       Pembuatan larutan induk (Starter)
a.       Sediakan 2 tabung reaksi yang telah diisi masing-masing dengan 10ml susu sapi, lalu disterilkan. Kemudian tunggulah sampai dingin
b.      Setelah dingin, inokulasikan 1 ose inokulum bakteri Lactobacillus bulgaricus ke salah satu tabung reaksi tersebut dan 1 ose inokulum bakteri Streptococcus thermophillus ke dalam tabung reaksi yang lain
c.       Inkubasikan biakan tersebut pada suhu 45oC selama 1 x 24 jam

2.       Pembuatan Yoghurt
a.       Sediakan 0,5 liter susu sapi segar, lalu tambahkan 20 gram gula pasir. Kemudian aduklah sampai homogeny sambil dipanaskan pada suhu ±90 oC selama 15 menit
b.      Suspense tersebut didinginkan sampai suhu mencapai ±45 oC. kemudian tambahkan 10 ml larutan induk yang berisi inokulum bakteri L.bulgaricus  dan 10 ml larutan induk berisi inokulum S. thermophillus. Larutan induk tersebut dapat diganti dengan 40 ml yoghurt yang sudah jadi per liter susu sapi.
c.       Aduklah suspense tersebut dengan pengaduk yang telah disterilisasikan
d.      Tuangkan suspense tersebu ke dalam gelas-gelas plastic bertutup yang bersih, kemudian inkubasikan pada suhu 45 oC selama 4 jam atau 26 oC-27 oC selama 4 jam
e.      Dinginkan pada suhu ±2 oC agar proses fermentasi yang dilakukan oleh bakteri terhambat, sehingga rasa yoghurt tidak terlalu masam.
f.        Yoghurt siap dikonsumsi.

1 comment: